About Dapur Solo

Dengan bermodalkan sebuah brosur sederhana tulisan tangan dan sebuah sepeda ontel waktu itu, Swan Kumarga menyebarkan selebaran tersebut ke rumah-rumah tetangga. Usaha yang sangat sederhana ini di mulai di garasi rumahnya pada tahun 1988, pendapatan dari Rp. 3.000,-/ hari kian hari kian bertambah, pelanggan yang datang kebanyakan adalah ibu-ibu sekitar rumah dan anak-anak remaja yang baru pulang dari sekolah kemudian bertambah pelanggan dari kantor-kantor. Karena kecintaan Swan akan kuliner Jawa terutama Solo asal kota kelahirannya , ia  kemudian menambahkan menu masakan rumah khas Solo. 

Kini, tanpa terasa telah 25 tahun berlalu, proses panjang yang tidak mudah telah Swan lewati, Dapur Solo  berkembang pesat. Pada tahun 2006 usaha rumahan, kini telah menjadi sebuah restoran terkenal dengan merk terdaftar " Dapur Solo". 

Dengan visi melestarikan budaya Indonesia terutama makanan tradisional Jawa khas Solo, Dapur Solo berkomitmen akan terus mengembangkan kualitas produk kami melalui pelayanan yang prima oleh segenap sumber daya manusia kami yang berkarakter bangsa Indonesia. 

On the Social Web
Recently Added Products/Promotions
Store Location
Return Policies
Shipping Policies