By Semua.Sale 8/21/2018 5:55 PM Comments

Tepat pada tanggal 22 Agustus 2018 besok, seluruh umat Muslim di dunia akan menyambut datangnya hari Raya Idul Adha. Tapi, tahukah Pemburu Sale, bahwa di beberapa daerah Indonesia memiliki tradisi khusus untuk merayakan hari Raya Idul Adha lho! Kali ini Semua.Sale akan membahas tradisi yang unik untuk menyambut datangnya hari Raya Idul Adha di beberapa daerah di Indonesia. Penasaran bagaimana tradisinya? Yuk simak informasinya di bawah ini.

 

Jemur kasur (Banyuwangi)

Menyambut Hari Raya Idul Adha, Intip 5 Tradisi Unik di Beberapa Daerah Ini! google image

Sumber: Google Image

Tradisi jemur kasur ini merupakan tradisi asal Kabupaten Banyuwangi. Dimana tradisi ini sudah menjadi kepercayaan untuk bisa menolak segala bala dan bisa menjaga keharmonisan sebuah rumah tangga. Tradisi yang digelar secara massal saat menjelang hari Raya Idul Adha ini biasanya di mulai dengan tarian Gandrung yang di bawakan oleh warga desa Using, Kemiren.

Pasalnya kasur yang digunakan oleh warga Using Kemiren ini berbeda dengan kasur pada umumnya. Itu karena kasur warga Using Kemiren ini berwarna hitam dan merah yang biasa disebut dengan kasur Gembil. Warna kasur Gembil ini memiliki makna bagi warga Using Kemiren, yaitu warna merah yang melambangkan keberanian dan warna hitam yang melambangkan sebuah hubungan yang harmonis. Selain itu, menjemur kasur bagi warga Using Kemiren juga sebagai tanda menghormati datangnya hari Raya Idul Adha atau lebaran Haji.

 

Ngejot (Bali)

Umat muslim di Bali memiliki tradisi untuk menyambut hari Raya Idul Adha, yang dinamakan Ngejot. Tradisi ini dilakukan di Banjar Angantiga di Desa Petang, Kecamatan Petang, Badung yang dimana merupakan tradisi untuk hidup berdampingan secara damai dengan warga lainnya yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Ternyata tradisi Ngejot ini sudah diwarisi turun temurun sejak 500 tahun silam lho!

 

Manten Sapi (Pasuruan)

Salah satu tradisi unik menyambut hari Raya Idul Adha yang sudah menjadi turun temurun ini dilakukan di Pasuruan, Jawa Timur. Tradisi yang dilakukan oleh warga Desa Wates Tani, Kecamatan Grati ini disebut dengan manten sapi atau pengantin sapi. Wah apa tuh? Tradisi manten sapi ini dilakukan sehari menjelang hari Raya Idul Adha, dimana ini merupakan cara dari warga setempat untuk menghormati hewan kurban yang nantinya akan disembelih. Sapi yang akan di sembelih ini akan di rias secantik mungkin.

Sebelum di rias, sapi dimandikan terlebih dahulu menggunakan air kembang agar bersih. Setelah itu, sapi baru di rias dan juga diberikan kalung hiasan bunga tujuh rupa dan tubuhnya diselubungi kain putih. Setelah dirias, sapi-sapi tersebut mulai diarak oleh warga menuju masjid untuk diserahkan kepada panitia kurban.

 

Apitan (Semarang)

Menyambut Hari Raya Idul Adha, Intip 5 Tradisi Unik di Beberapa Daerah Ini! google image

Sumber: Google Image

Menjelang hari raya Idul Adha, Semarang juga memiliki tradisi yang dikenal dengan “sedekah bumi apitan”. Apa itu? Sedekah bumi apitan ini adalah sebuah acara yang dilakukan dengan mengarak hasil bumi yang disusun menyerupai tumpeng. Dengan tujuan sebagai ucapan rasa syukur mereka kepada Allah atas rezeki yang diberikan kepada mereka. Setelah selesai, acara sedekah bumi apitan ini ditutup dengan pembacaan doa bagi keselamatan seluruh warga.

 

Mudik (Madura)

Di beberapa daerah, mudih menjadi hal yang sering dilakukan saat menjelang hari Raya Idul Fitri. Namun berbeda dengan warga Madura, Jawa Timur, mereka melakukan tradisi mudik di saat menjelang hari raya Idul Adha. Itu karena menurut warga Madura, Jawa Timur perayaan Hari Raya Idul Adha jauh lebih meriah dan berkesan jika dibandingkan dengan perayaan hari Raya Idul Fitri.

Itu dia beberapa daerah yang memiliki tradisi unik menjelang hari Raya Idul Adha. Kalau Pemburu Sale kira-kira memiliki tradisi apa nih menjelang hari Raya Idul Adha?

Post Comments

You must be logged in to post a comment.

click here to log in