By Semua.Sale 05/09/2019 16.13 Comments

Ayo ngaku Pemburu Sale, kamu pasti bergantung pada ojek online atau transportasi online di kehidupan sehari-hari kamu. Baik itu pergi ke kantor atau sekolah, beli makan, antar barang, bahkan sampai keperluan make up untuk nikahan teman. Kebayang nggak kalau sampai ojek online tidak ada lagi? Nih, yang akan terjadi!

 

1. Sering marah-marah dan ketakutan di jalan

Sumber : unsplash.com

Kalau nggak ada transportasi online, kamu bakal cukup bergantung sama angkot dan bus kan? Mau itu mikrolet, KWK, APB, sampai Kopaja. Nah, sudah tahu kan kebiasaan sopir-sopir angkutan umum ini? Serempet kendaraan lain, atau menyalip tanpa perhitungan. Kalau nyetir sering ugal-ugalan dan bikin jantung kita hampir copot. Aduh, lebih baik jalan kaki saja deh kalau begini ceritanya!

 

2. Waktu di jalan susah ditebak

Sumber : unsplash.com

Kira-kira bakal beginilah nanti jadinya kalau gak ada transportasi online, jam perjalanan pun akan makin sulit diprediksi.

Tahu sendiri kalau supir angkot bentar-bentar sering berhenti di pinggir jalan. Kereta juga belum sepenuhnya bisa diandalkan karena sering gangguan. Kayaknya nggak ada deh satu hari tanpa gangguan kereta.

 

3. Harga ojek sama saja

Sebelum ada ojek online, kamu pasti pernah dong naik ojek konvensional? Ingat berapa ribu yang harus kamu bayar hanya untuk menempuh perjalanan 1 kilometer? Kalau nggak jago menawar, jarak 500 meter bisa saja dikenakan tarif Rp 20 ribu.

Selain tarifnya yang mengerikan, beberapa pengemudi ojek konvensional rata-rata gak menyediakan helm dan bahkan nggak punya SIM. Kalau kenyataan ini yang kamu hadapi, masa iya harus bawa-bawa helm ke mana pun kamu pergi?

 

4. Naik taksi? Siap-siap bawa uang lebih!

Sumber : unsplash.com

Memang sih, kalau soal keselamatan, pemesanan, dan urusan pengaduan pelanggan, taksi konvensional paling terjamin. Tapi tarif yang mereka berlakukan sesuai dengan argo yang berjalan. Dan itu tarifnya mahal!

Di DKI Jakarta saja, tarif buka pintu sudah Rp 6.500 dan tarif per kilometernya adalah Rp 3.500. Sialnya lagi, kamu gak bakal tahu perkiraan biaya yang harus kamu siapkan ketika naik taksi konvensional karena kondisi jalanan suka gak terduga.

 

5. Dompet makin tebal

Dompet makin tebal nggak selamanya bisa dibilang makin makmur. Bisa jadi tebal karena keseringan narik uang tunai di ATM buat ongkos transportasi. Kalau nggak ada transportasi online, dompet bakal penuh pecahan Rp 10 ribu, Rp 5 ribu atau bahkan uang receh. Soalnya, hanya KRL dan Transjakarta saja yang udah memberlakukan transaksi non-tunai.

 

6. Jumlah kendaraan pribadi bakal meroket

Sumber : unsplash.com

Karena naik transportasi umum tergolong rugi waktu dan biaya, maka besar kemungkinan banyak orang yang akhirnya menggunakan kendaraan pribadi. Hasilnya? Jalanan bakal makin macet.

Kalau seandainya transportasi online tidak beroperasi, pasti ada kan diantara kamu yang kepikiran mengambil kredit motor atau mobil buat menghindari transportasi massa yang masih berantakan?

Makanya, jasa bapak dan ibu driver ojek atau transportasi online itu besar banget! Karena itu, promo diskon SeaWorld yang satu ini pas untuk bapak dan ibu yang sehari-hari memenuhi kebutuhan kita, yaitu harga spesial tiket masuk mulai dari Rp50.000,-! Cek infonya di sini ya untuk keterangan lebih lengkap!

Post Comments

You must be logged in to post a comment.

click here to log in