By Semua.Sale 11/21/2018 4:52 PM Comments

Pemburu Sale, adakah diantara kamu yang hobi main video game? Pastinya dulu sering dimarahi ya saat kecil karena menurut orang tua, main game terlalu sering dianggap tidak baik untuk tumbuh kembangmu. Padahal, bermain video game juga banyak sekali manfaatnya lho, bahkan sekarang sudah ada kejuaraan khusus untuk Gamer di seluruh dunia. Nah untuk kamu yang mau tahu berbagai manfaat bermain video game, simak yuk!

 

1. Meningkatkan kapasitas memori

Dalam penelitian tahun 2015 di The Journal of Neuroscience, para peneliti dari University of California, merekrut 69 partisipan dan meminta sepertiga dari mereka memainkan Super Mario 3D selama 2 minggu, sepertiganya lagi memainkan Angry Birds dan sisanya gak memainkan apapun. Para peneliti menyatakan bahwa stimulasi 3D sangat berdampak pada seseorang. Mereka yang memainkan Mario terbukti lebih baik dalam menyelesaikan penugasan memori, sedangkan yang lainnya menunjukkan gak ada perkembangan atau kemajuan sebelum bermain. Kesimpulan para peneliti adalah para pemain secara spesifik memilih video game dengan grafis 3D komples untuk performa yang lebih baik.

 

2. Pereda luka atau sakit

Ini bisa jadi alasan terbaikmu untuk bermain video game ketika kamu sedang cuti sakit – sebuah literatur tahun 2012 yang terpublikasi di American Journal of Preventive Medicinemenemukan fakta dalam 38 penelitian yang menyatakan bahwa video game mampu meningkatkan kesehatan 195 pasien yang sedang menjalani terapi baik fisik maupun psikologis. Selain itu, di tahun 2010, para ilmuwan mempresentasikan penelitian di American Pain Society's conference yang menemukan bukti bahwa bermain video game, terutama yang berbentuk virtual reality (VR) game, itu sangat efektif untuk meredakan kecemasan atau rasa sakit yang disebabkan sakit kronis maupun prosedur medis. Jeffrey Gold dari University of Southern California menjelaskan bahwa fokus mereka terpaku di game bukan di rasa sakit atau prosedur medis yang dijalani, selain itu VR memicu kerja penglihatan dan indera lain secara lebih tajam

 

3. Membantu anak disleksia

Sumber : www.pexels.com

Video game yang memang awalnya ditujukan untuk anak kecil akhirnya benar-benar bisa membantu anak kecil. Pada tahun 2013, penelitian yang dipublikasi di Cell menginvestigasi efek dari berbagin game action, seperti misalnya "Rayman Raving Rabbids", dapat membantu anak berusia 7-13 tahun dengan disleksia dapat membaca lebih cepat, tanpa kehilangan akurasi. Hasilnya sama dan bahkan lebih baik dari terapi membaca tradisional, yang memakan lebih banyak waktu dan kurang menyenangkan. Para peneliti berpikir bahwa kecepatan reaksi yang harus diberikan dalam game action dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan daya fokusnya, walaupun hipotesis ini belum diuji.

 

4. Membantu mengatasi trauma

Kalau hasil penelitian ini sudah tersebar ke mana-mana, tentunya bermain Tetris nggak akan dianggap sebagai bentuk aktivitas membuang-buang waktu lagi. Di tahun 2016, 37 pasien yang masuk UGD di Oxford, UK yang sedang dirawat karena kecelakaan lalu lintas dipilih secara acak untuk memainkan Tetris selama 20 menit. Sejumlah 34 pasien lainnya gak diberikan kesempatan bermain Tetris dan dibiarkan melakukan aktivitas kesehariannya yang lain seperti chatting, main TTS atau membaca.

Ternyata Tetris bermanfaat secara signifikan dalam mengurangi flashback ke kejadian traumatis, terbukti dari perbedaan pengalaman antara yang bermain tetris setelah kecelakaan dan yang gak bermain Tetris. Bahkan sampai 62 % lebih berkurang secara rata-rata. Penelitiannya, yang dipublikasi di Molecular Psychiatry menyimpulkan bahwa intervensi berbasis sains yang sederhana tapi menyenangkan dapat meningkatkan kesehatan mental bagi mereka yang mengalami trauma psikologis.

 

5. Membuatmu lebih pintar

Sumber : unsplash.com 

Penelitian yang dipublikasi di PLoS ONE pada tahun 2013 mengatakan bahwa kognisimu dapat meningkat ketika kamu mulai memainkan Xbox atau PlayStation-mu. Para peneliti mengambil 5 grup para non-gamer dan membuat mereka harus memainkan game ponsel selama satu jam dalam sehari, dalam kurun waktu 4 minggu. Mereka menemukan bahwa semua video game, baik action maupun bukan, dapat meningkatkan fungsi kognitif pada para peserta – yang telah diuji dengan metode penugasan memori jangka pendek. Selain itu, misalnya, dengan bermain Super Mario 64 dapat menyebabkan peningkatan ukuran pada beberapa daerah di otak. Perkembangan tersebut terutama terjadi pada bagian otak yang berfungsi untuk orientasi spasial, formasi memori, perencanaan strategis dan keahlian motorik.

 

Jadi untuk kamu para gamers, beruntunglah. Karena tidak selamanya bermain game itu dianggap jelek dan merupakan aktivitas tidak berguna. Jadi, terus asah kemampuan bermain game-mu hingga jago! Nah kalau kamu butuh peralatan terbaru seperti monitor atau mouse, Semua.Sale punya jawabannya! Yaitu kamu bisa menikmati promo diskon Lazada berupa potongan harga hingga Rp500.000,- dan gratis ongkir untuk pembelian monitor dan mouse gaming di halaman promo yang selengkapnya bisa kamu lihat di sini!

Selamat bermain!

Post Comments

You must be logged in to post a comment.

click here to log in