By Semua.Sale 5/27/2019 3:43 PM Comments

Wah, tidak terasa, sebentar lagi akan Lebaran! Biasanya, makanan seperti Opor Ayam, Rendang, dan ketupat sering kita nikmati di sini. Nah, kalau di berbagai dunia, makanannya beda dan unik lho! Intip yuk!

 

1. Nasi Kabsa – Arab Saudi

Bisa dibilang nasi kabsa merupakan leluhur dari aneka sajian nasi khas Timur Tengah yang populer saat ini, seperti nasi biryani dan nasi kebuli yang telah bercampur dengan cita rasa Nusantara. Nasi Kabsa dibuat dari beras basmati yang memiliki ciri khas berupa bulir panjang dengan tekstur pecah (pera’), dan dimasak dalam tungku bersama bumbu rempah, potongan sayur padat, dan daging yang bisa berasal dari berbagai jenis, mulai dari ayam, kambing, hingga seafood. Nasi Kabsa biasanya dihidangkan di atas nampan besar, untuk kemudian disantap ramai-ramai bersama 4-7 orang sekaligus.

 

2. Pide – Turki

Sumber : www.pixabay.com

Meski negara ini menganut paham sekuler, yang memisahkan antara urusan pemerintahan dan agama, namun besarnya populasi Muslim menjadikan banyak kebudayaan setempat turut dipengaruhi oleh ajaran Islam. Jika berbicara tentang makanan khas di kala Lebaran, masyarakat Turki tidaklah seheboh saudara Muslim di Asia Tenggara, di mana tetap momen kebersamaan lebih ditonjolkan, sehingga tidak begitu memusingkan menu utama yang akan dihidangkan. Meski begitu, di Istanbul dan sekitarnya, terdapat sebuah menu khas yang hanya bisa ditemui di kala bulan suci Ramadhan dan Hari raya Idul Fitri, yakni Roti Pide yang bentuknya menyerupai pizza dan ditambahkan oleh beragam topping lezat kaya bumbu, seperti Sish Kebab, daging kambing panggang, hingga ayam panggang berbumbu.

 

3. Qatayef – Yordania

Sumber : www.pixabay.com

Kudapan manis ini, jika dilihat sekilas terlihat seperti pancake, namun kuat akan aroma kayu manis. Biasanya, Qatayef disantap bersama dengan taburan gula halus dan potongan kacang kenari. Namun, ada pula yang menyantapnya bersama dengan siraman madu murni sehingga terasa lebih legit. Di beberapa daerah di Yordania, Qatayef juga kerap diolah dengan isian keju tawar yang dipadukan bersama aneka kacang-kacangan, seperti walnut, almond, dan pistachio. Cara pengolahannya juga dibagi menjadi dua, yakni versi dipanggang dalam oven atau digoreng dalam wajan datar dengan kucuran minyak zaitun.

 

4. Kahk – Mesir

Berbeda dengan di Indonesia, masyarakat Muslim di Mesir cenderung tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri secara semarak. Justru perayaan Hari Raya Idul Adha-lah yang semarak, di mana ibadah qurban dibarengi dengan tradisi memasak dalam jumlah besar untuk dibagikan ke sesama. Meski begitu, tetap ada sajian unik dan khas yang tersaji di momen Lebaran di Mesir, yakni sejenis kudapan manis bernama Kahk. Ini bisa dibilang sebagai cookies khas Mesir, yang terbuat dari biji gandum semolina, serta kemudian diisi oleh irisan kurma, walnut, pistachio, dan tetesan madu murni.

 

5. Silvayyan – Pakistan

Sejatinya, Sivayyan bukan hanya ada di Pakistan, melainkan juga disajikan di banyak masyarakat di kawasan Asia Selatan, seperti di India, Bangladesh, dan Sri Lanka. Sajian ini berbentuk bubur manis yang terdiri dari bahan baku utama berupa mie beras yang serupa bihun, kemudian dimasak dalam kuah susu dengan tambahan buah-buahan kering dan saffron sebagai pewarna. Sivayyan bercita rasa gurih manis dan terkesan cukup berat untuk beberapa orang, sehingga kerap merangkap peran sekaligus sebagai sajian utama di momen perayaan Lebaran bersama keluarga.

 

6. Kulhi Boakiba - Maladewa

Siapa sangka di negara kepulauan atol yang indah ini dihuni sebagian besar oleh masyarakat Muslim. Sama seperti di Indonesia, masyarakat Muslim di Maladewa juga merayakan momen Lebaran dengan semarak dan bahkan ditandai sebagai salah satu libur nasional terbesar di sana. Mengingat posisinya yang berada di tengah Samudera Hindia, tidak heran jika banyak makanannya terbuat dari bahan baku laut atau seafood, termasuk untuk salah satu hidangan khas Lebaran bertajuk Kulhi Boakiba. Ini merupakan sajian serupa pie, namun dengan komposisi utama berupa nasi dan potongan tuna berbumbu yang kemudian dipanggang menggunakan nampan tanah liat di dalam atas kayu bakar.

 

7. Nasi Lemak – Malaysia

Sumber : www.pixabay.com

Nasi Lemak dianggap sebagai sajian pemersatu yang melambangkan kebersamaan dan kerukunan. Formula nasi lemak bisa berbeda antara satu negara bagian dengan negara bagian lainnya, kecuali nasinya yang dimasak dalam santan berbumbu. Adapun menu-menu pendamping yang umum ditambahkan ke dalam sajian nasi lemak adalah Rendang Ayam, Telur Rebus Goreng, Tumis Kering Kaca Teri, Sambal Merah, dan banyak lainnya.

Nah Pemburu Sale, kalau kamu salah satunya yang ingin beli berbagai keperluan untuk masak ketupat nanti, yuk belanja di Bliblimart, karena ada diskon tambahan sebesar 7% lho! Cek infonya di sini, dan langsung belanja hemat yuk!

Post Comments

You must be logged in to post a comment.

click here to log in