By Semua.Sale 22/11/2018 10.48 Comments

Pasti kamu sudah kenal dengan Thanksgiving Day ya, dimana orang berkumpul sambil menikmati lezatnya kalkun. Setelah itu, kamu bisa berbelanja sepuasnya di ajang Black Friday lho! Sebenarnya, apa sih Thanksgiving Day dan Black Friday itu? Yuk ketahui lebih lanjut!

 

Sumber : www.unsplash.com

Thanksgiving Day adalah hari libur di kawasan Amerika Serikat, yang sesuai namanya, ditujukan sebagai ungkapan terima kasih dan rasa bersyukur ketika tiba akhir musim panen. Perayaan seperti ini normal dirayakan di berbagai belahan dunia dengan nama dan pola yang berbeda-beda. Jika dirunut ke belakang, hari Thanksgiving di Amerika Utara, punya akar budaya dari tradisi Inggris yang dibawa ke ‘benua baru tersebut.

Dahulu di dataran Inggris, secara sederhana Hari Thanksgiving bukan cuma untuk merayakan hasil panen, tetapi juga diadakan setelah terjadi peristiwa yang dianggap sebagai berkah Tuhan kepada masyarakat. Misalnya yang terjadi pada 1588, ketika Inggris menang dari Armada Spanyol.

Di Amerika Serikat, hari Thanksgiving modern jika dilacak ke belakang, dimulai pada perayaan di Plymouth pada 1621. Kala itu, perayaan masih murni dilakukan untuk memperingati kesuksesan hasil panen. Kaum pilgrim merayakannya dalam pesta makan bersama penduduk asli Amerika, suku Wampanoag. Selanjutnya setiap musim gugur atau musim dingin tahun-tahun berikutnya, perayaan itu diulang lagi dan lagi; yang kemudian mengakar sebagai tradisi.

 

Sumber : www.pexels.com

Sedangkan Black Friday merujuk pada hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving, yang jatuh pada hari Kamis ke-4 di bulan November. Jadi, hari “Black Friday” ini jatuh pada hari Jumat ke-4 di bulan November. Di Amerika, orang-orang biasanya mulai berbelanja untuk Hari Raya Natal setelah perayaan Thanksgiving. Maka, para pedagang dan banyak toko menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan untung sebanyak-banyaknya. Mereka menggunakan berbagai cara, seperti menawarkan diskon atau kupon untuk menarik pelanggan.

Secara tradisional, para pebisnis menggunakan beberapa warna dalam akunting mereka. Warna merah (red) menandakan defisit dan warna hitam (black) menandakan keuntungan. Di awal musim belanja untuk Hari Raya Natal ini, pebisnis tentunya mengharapkan profit sebesar-besarnya. Itu sebabnya, mereka menggunakan istilah “Black Friday” untuk menyebut hari awal musim belanja.

Di Amerika, pada hari ini biasanya toko-toko akan buka lebih pagi untuk menyambut pelanggan. Mereka akan memasang iklan dan membagikan kupon di koran dan di media sosial. Seringkali, orang mengantri di depan toko sebelum toko dibuka. Terkadang, terjadi kekacauan karena banyaknya orang yang ingin membeli.

 

Di Indonesia sendiri, ada banyak perayaan mengucap syukur atau terima kasih, seperti misalnya Pacu Jawi, Sekaten, Festival Dewi Sri, Sekaten, Setaun, dan masih banyak lagi yang lainnya di berbagai provinsi. Dan untuk Black Friday sendiri, kamu tetap akan dimanjakan oleh berbagai merchant lho! Salah satunya adalah promo diskon Cotton On dimana kamu bisa menikmati harga spesial untuk berbagai fashion item pilihan kamu mulai dari harga Rp149.000,- saja. Kalau mau tahu info lebih lengkapnya, kamu bisa langsung cek di sini ya!

Selamat belanja!

Post Comments

You must be logged in to post a comment.

click here to log in