By Semua.Sale 16/08/2019 09.06 Comments

Wah, besok Indonesia sedang merayakan kemerdekaannya yang ke-74 nih! Pasti deh, di lapangan atau di sekolahmu, akan ada berbagai macam lomba yang super seru, seperti misalnya panjat pinang, balap karung, dan masih banyak lain. Eits, bukan itu aja, masih banyak lho acara yang lain di daerah-daerah tertentu, dan yang pasti nggak kalah seru! Simak yuk!

 

1. Lomba dayung

Sumber : www.lifestyle-indonesia.com

Bila kebanyakan daerah di Indonesia rutin mengadakan lomba balap karung untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI, masyarakat Banjarmasin justru mengadakan lomba dayung. Lomba yang diadakan di Sungai Martapura ini selalu diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan. Perlombaan ini bahkan telah menjadi andalan Provinsi Kalimantan Selatan untuk menarik minat wisatawan.

Layaknya lomba lainnya, setiap tim harus beradu kecepatan menggunakan perahu khas berukuran panjang yang dihiasi ornamen naga. Pemenangnya tak hanya sekadar menjaga gengsi, namun juga memperebutkan hadiah uang tunai dan piala bergilir dari gubernur Kalimantan Selatan.

 

2. Pacu kude

Sumber : www.pelita8.com

Masyarakat Takengon, Aceh Tengah, juga selalu mengadakan berbagai perlombaan saat HUT Kemerdekaan RI. Namun yang selalu ditunggu-tunggu adalah lomba balap kuda atau dikenal dengan nama pacu kude. Setiap kali diadakan, penonton rela berdesak-desakan demi menyaksikan jalannya lomba unik ini.

Bisa dibilang bahwa pacu kude di Aceh memiliki keunikan tersendiri dibanding pacu kuda di daerah lain. Di perlombaan ini, joki dan kuda tidak diwajibkan mengenakan perlengkapan khusus seperti pelana dan pelindung badan. Hal ini dimaksudkan agar perlombaan terasa lebih tradisional. Di samping itu, joki yang mengikuti balapan tidak dibatasi, sehingga perlombaan akan berlangsung lebih seru.

 

3. Sampan layar

Sumber : kominfo.kepriprov.go.id

Setiap tanggal 17 Agustus, puluhan tim sampan layar dari Batam, Karimun, bahkan Malaysia, tak pernah absen melaksanakan kegiatan lomba sampan layar. Adu cepat sampan layar berwarna-warni ini juga menjadi cara untuk mengangkat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan.

Kegiatan yang berlangsung di Pulau Belakang Padang ini selalu sukses meraih antusiasme wisatawan. Hal ini terlihat dari banyaknya penonton yang memadati daerah tepi laut hingga pelataran pelabuhan. Mereka datang untuk memberi semangat kepada tim dari daerahnya masing-masing.

 

4. Telok Abang

Sumber : www.anterosumsel.com

Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Palembang rasanya kurang sempurna tanpa adanya festival telok abang. Penamaan telok abang berasal dari kata “telur” dan pewarna makanan yang disebut “abang kue” di Palembang. Telur yang hanya ada pada 17 Agustus ini merupakan telur ayam atau bebek yang direbus dengan pewarna merah makanan. Ikon festival ini selanjutnya ditancapkan di atas perahu, mobil, atau pesawat mainan yang terbuat dari kardus bekas atau gabus agar menambah suasana meriah dan menarik bagi anak-anak.

Nantinya, seluruh peserta maupun pengunjung yang datang akan berebutan mengambil telur merah ini. Untuk melestarikan telok abang, pemerintah Kota Sumatera Selatan rutin menggelar festival ini saat HUT Kemerdekaan RI.

 

5. Lari obor

Masyarakat Semarang punya cara lain untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia  setiap tahunnya, yaitu lari obor estafet. Pada malam 17 Agustus, setiap tim yang terdiri dari empat sampai lima orang ini mengikuti kegiatan lari dengan cara estafet sambil membawa obor di sejumlah titik di wilayah kota.

Hingga kini, lari obor estafet masih rutin dilakukan dan menjadi semangat perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

 

6. Baritan

Masyarakat Malang justru menyambut HUT Kemerdekaan RI dengan pesta makan-makan bersama atau dikenal dengan istilah baritan. Tradisi yang dilakukan sehari sebelum 17 Agustus ini menjadi ungkapan rasa syukur atas jasa-jasa para pejuang dan nikmat yang diberikan Tuhan, sekaligus mengingat pesan-pesan moral perjuangan.

Nantinya, acara akan ditutup dengan makan bersama sambil duduk lesehan. Nasi tumpeng lengkap dengan lauk-pauk yang lezat selalu disajikan dalam tradisi ini. Meskipun sederhana, baritan bisa mempererat hubungan kekeluargaan sesama warga.

 

7. Pacu Perahu Jong

Perahu jong merupakan permainan tradisional dari budaya Melayu yang hingga kini masih terus dilestarikan di Riau dan Kepulauan Riau. Perahu jong yang khas menjadi perlombaan tahunan yang dinantikan setiap tanggal 17 Agustus.

Perlombaan ini biasanya diikuti anak-anak dan dewasa dengan cara mengadu kecepatan dan ketepatan jong menuju garis akhir dalam sebuah lintasan lurus. Meskipun terlihat sederhana, memainkan perahu jongtidaklah mudah karena peserta harus mengandalkan angin agar perahu bisa berjalan.

Wah, seru sekali ya berbagai acara ini! Sayang banget kalau kamu sampai melewatkan momen spesial ini Pemburu Sale. Tapi, jangan khawatir, ada promo diskon Bukalapak berupa cashback sebesar Rp100.000,- untuk tiket pesawat rute domestik. Mau pesan, tinggal klik di sini!

Dirgahayu Indonesiaku yang ke 74! Semakin kaya, aman, dan jayalah Indonesiaku!

Post Comments

You must be logged in to post a comment.

click here to log in