By Semua.Sale 10/1/2018 10:14 AM Comments

Untuk Pemburu Sale yang suka kopi, kamu harus tahu dong kapan diperingatinya hari Kopi Internasional? Yup, hari Kopi Internasional diperingati setiap tanggal 1 Oktober tiap tahunnya. Nah, di hari spesial ini, Semua.Sale mau membahas 8 jenis kopi Indonesia yang bikin kamu selalu terjaga. Yuk, intip!

Sumber : www.unsplash.com

1. Kopi Jawa

Jawa termasuk satu dari lima pulau terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu penghasil kopi terbesar nusantara. Jawa terkenal dengan kopi Arabika. Kopi jenis ini tumbuh dengan baik pada suhu 16 hingga 20 derajat Celcius atau berada pada ketinggian di atas 1.500 meter. Kopi Jawa juga dikenal sebagai salah satu kopi dengan umur terbaik di dunia karena bisa disimpan selama dua sampai tiga tahun. Hal itu jugalah yang membuat kopi ini memiliki rasa yang kuat.

2. Kopi Luwak

Asal-usul Kopi Luwak amat erat kaitannya dengan sejarah produksi kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda mendirikan perkebunan kopi di pulau-pulau Hindia Belanda baik di Jawa maupun Sumatra, salah satunya jenis Arabika yang diperkenalkan dari Yaman. Selama era Tanam Paksa (1830-1870), Belanda melarang petani pribumi untuk menanam kopi untuk keuntungan sendiri. Meski begitu, petani pribumi ingin mencicipi minuman kopi yang terkenal. Mereka akhirnya mengetahui bahwa beberapa jenis musang atau disebut luwak mengkonsumsi buah kopi, namun luwak meninggalkan biji kopi yang belum tercerna dalam kotorannya.Petani pribumi mengumpulkan kotoran biji kopi luwak, membersihkannya, memanggang, serta menggilingnya untuk menjadikannya minuman kopi buatan mereka sendiri.

3. Kopi Aceh Gayo

Kopi Gayo berasal dari daerah Aceh Tengah tepatnya Gayo. Kopi jenis ini menjadi salah satu kopi yang paling banyak dikonsumsi dan diekspor ke luar negeri. Keunikan dari Kopi Gayo adalah aroma yang berbeda dengan jenis-jenis kopi lain di Indonesia. Kopi Gayo juga memiliki rasa pahit kopi dengan tingkat keasaman yang rendah. Meski rasanya lebih pahit, aroma gurih yang dimunculkan dari Kopi Gayo memberikan sensasi tersendiri dalam setiap seruputnya.

4. Kopi Sumatera

Kopi Sumatra memiliki beberapa subjenis yang berasal dari Sumatra Utara, yaitu Sidakalang, Lintong, dan Mandheling. Kopi Sumatra memiliki rasa yang berat dan merupakan jenis kopi paling kompleks di dunia. Beberapa ahli mengatakan bahwa kopi ini memiliki cita rasa yang unik karena terksturnya halus namun beraroma pedas bagai rempah dan menyengat. Inilah yang menyebabkan Kopi Sumatra menjadi salah satu yang terlaris.

Sumber : www.pexels.com

5. Kopi Flores Bajawa

Pulau Flores terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan. Namun, sedikit yang tahu bahwa pulau ini juga menghasilkan kopi yang nikmat. Kopi Flores Bajawa adalah kopi yang berasal dari daerah Ngada. Kopi ini ditanam di dataran subur Flores dengan dikelilingi oleh pegunungan yang masih aktif. Tanahnya mengandung Andosol yang merupakan hasil vulkanis dari gunung berapi yang ternyata sangat baik untuk menanam kopi. Kopi Flores Bajawa biasanya diproses melalui penggilingan basah. Memiliki ciri-ciri aroma buah kopinya bercampur dengan sedikit aroma tembakau. Keunikan tersendiri yang tidak dimiliki dari kopi jenis lain.

6. Kopi Kintamani

Kopi dari Kintamani, sebuah daerah di Pulau Bali, memang memiliki cita rasa yang unik dibandingkan dengan kopi dari daerah lain nusantara. Kopi Kintamani ditanam bersama dengan tanaman lain seperti aneka sayuran dan buah jeruk Kintamani. Tanamannya sendiri menggunakan sistem tumpangsari. Inilah sebabnya biji Kopi Kintamani memiliki rasa buah seperti jeruk. Selain itu, kopi jenis ini bercita rasa lembut dan tidak berat.

7. Kopi Sulawesi

Pulau penghasil kopi utama lainnya di Indonesia adalah Sulawesi yang dulunya dikenal dengan nama Celebes. Kopi di Sulawesi ditanam dengan metode kering. Daerah yang paling terkenal asal Kopi Sulawesi adalah Toraja yang ditumbuhkan di daerah pegunungan sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Kopi di wilayah ini tumbuh dengan praktik budidaya kopi tradisional, terutama di perkebunan rakyat kecil milik swasta. Penyortirannya pun dilakukan dengan tangan yang menjadikannya berkualitas tinggi karena hanya biji yang terbaiklah yang dipetik. Hal ini dilakukan karena daerahnya yang berbukit-bukit dan penanaman yang serampangan, sehingga hanya menghasilkan hanya 300 kg per hektar tanaman kopi.

8. Kopi Papua Wamena

Kopi yang berasal dari Indonesia bagian Timur ini tumbuh pada ketinggian 1,500 meter dengan suhu sekitar 20 derajat Celcius. Hal ini membuatnya memiliki cita rasa ringan dengan aroma yang tajam. Kopi Papua Wamena memiliki tingkat keasaman rendah yang kemungkinan disebabkan kondisi geografis dan struktur lahan tempat kopi ini ditanam.Para petani menanam kopi secara organik dan tidak menggunakan bahan kimia yang bisa mempengaruhi kopi itu sendiri. Cobalah kopi dengan cita rasa ringan dan lembut serta aroma dan tekstur menyengat yang hampir tanpa bulir, Kopi Papua Wamena.

Memang bukan hanya hasil karya, hasil alam Indonesia pun kaya dan patut dibanggakan Pemburu Sale! Nah kamu yang suka dengan kopi bisa nih minum kopi hemat dengan promo diskon Djournal Coffee berupa gratis Kopi Susu Batavia untuk transaksi menggunakan GoPay. Info selengkapnya bisa kamu lihat di sini. Selamat menikmati!

Post Comments

You must be logged in to post a comment.

click here to log in